Bagaimana Cara Melakukan Keyword Mapping

Cara Melakukan Keyword Mapping: Berikut Langkah-Langkahnya

Keyword merupakan kata kunci yang menjadi perwakilan esensial dari isi suatu konten atau halaman website. Untuk melakukan riset kata kunci dan pengaturan kata kunci (keyword mapping), terdapat beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan.

Pertama, riset kata kunci utama serta variasi atau turunannya untuk memahami seluruh aspek yang mungkin dicari oleh pengguna. Kemudian, penting untuk menyesuaikan jenis-jenis kata kunci dengan tujuan pencarian (search intent) yang diinginkan.

Seiringnya waktu, meninjau setiap halaman website adalah langkah berikutnya. Hal ini membantu dalam memahami bagaimana setiap kata kunci memperlihatkan keterkaitannya dengan berbagai halaman.

Untuk panduan yang lebih lengkap, silakan simak penjelasan yang berikut dalam artikel ini.

Cara Melakukan Keyword Mapping

1. Pentingnya Melakukan Riset Kata Kunci Utama dan Variasinya

Dalam proses pembuatan peta kata kunci (keyword mapping), terdapat langkah krusial yang sangat penting untuk dilakukan, yakni riset kata kunci utama beserta variasinya.

Sebagai contoh, kata kunci utama mungkin adalah ‘digital agency’. Selanjutnya, variasi atau turunannya bisa terdiri dari ‘digital agency Indonesia’, ‘digital marketing agency’, ‘digital marketing agency Indonesia’, ‘digital marketing agency Jakarta’, dan sebagainya, yang mencakup short tail keyword maupun long tail keyword.

Untuk melakukan riset kata kunci dengan efektif, Anda dapat memanfaatkan berbagai tools atau alat bantu penelitian kata kunci seperti Ahrefs, UberSuggest, SEMRush, serta beragam alat lainnya yang tersedia.

2. Sesuaikan Jenis Keyword dengan Maksud Pencarian (Search Intent)

Saat melakukan riset kata kunci, sangat penting untuk mengidentifikasi jenis kata kunci yang digunakan dan menghubungkannya dengan tujuan pencarian dari audiens. Search intent ini mencerminkan alasan di balik pencarian yang dilakukan.

Ada 4 jenis kata kunci yang sering terkait dengan tujuan pencarian audiens:

1. Informasional intent: Kata kunci ini digunakan saat audiens ingin memperoleh informasi spesifik. Mereka mungkin mencari pengetahuan tambahan atau mencari informasi tertentu yang mereka butuhkan.

2. Navigational intent: Jenis kata kunci ini merujuk pada situasi di mana audiens sudah mengenal suatu merek atau produk dan mencari website khusus dari merek tersebut.

3. Commercial intent: Digunakan ketika audiens sedang mencari informasi tentang suatu produk atau layanan sebelum mereka benar-benar menggunakan atau membelinya.

4. Transactional intent: Jenis kata kunci ini merujuk pada situasi di mana audiens sudah yakin dan siap untuk melakukan transaksi, misalnya, pembelian produk atau layanan.

Sejumlah tools riset kata kunci, seperti SEMRush, memberikan informasi yang jelas terkait jenis-jenis kata kunci berdasarkan search intent-nya. Ketika Anda telah mengetahui jenis kata kunci, langkah selanjutnya adalah mengintegrasikan kata kunci yang relevan dengan konten yang sesuai.

3. Analisis Halaman Website

Sangat penting untuk memeriksa setiap halaman situs Anda dengan cermat guna menentukan tujuan serta topik utamanya. Salah satu tahap penting adalah mengidentifikasi kata kunci yang paling relevan untuk masing-masing halaman web.

Sebagai contoh, dalam artikel yang sedang Anda baca saat ini, keyword utamanya adalah ‘Keyword adalah’ yang memiliki volume pencarian sebanyak 5400. Dengan kata kunci utama ini, langkah berikutnya adalah untuk mengembangkannya dengan kata kunci turunan seperti ‘keyword mapping’, ‘kata kunci’, ‘pemetaan kata kunci’, dan sebagainya.

Melakukan analisis pada setiap halaman di website Anda dan menyesuaikan kata kunci adalah suatu langkah yang krusial. Proses ini berlaku baik pada pembuatan konten baru maupun ketika Anda perlu memperbarui konten yang sudah ada.

4. Membuat Pemetaan Kata Kunci dan Kategorinya

Proses pembuatan pemetaan kata kunci pada dasarnya adalah cara untuk mengelompokkan dan mengkategorikan berbagai topik konten yang ada di sebuah situs web.

Misalnya, dalam kategori ‘digital agency’, terdapat beberapa kata kunci yang dapat dimasukkan, seperti ‘apa itu digital agency’, ‘manfaat digital agency’, ‘cara kerja digital agency’, dan sebagainya.

Penting untuk memastikan bahwa kata kunci yang dipilih benar-benar relevan dengan konten yang ada pada halaman situs web. Upaya untuk menghindari spam atau melakukan optimisasi yang tidak sesuai dengan kata kunci yang telah dipilih sangat penting untuk mempertahankan kualitas situs web Anda dan menghindari dampak negatif pada reputasi situs.

5. Melengkapi Isi Konten

Saat melakukan pemetaan kata kunci, seringkali ditemui kekurangan konten yang diperlukan. Untuk memperkuat otoritas topik terkait kata kunci tersebut, diperlukan penambahan isi konten yang relevan.

Misalnya dalam kategori kata kunci:

  • Artikel 1: Memahami keyword dan manfaatnya.
  • Artikel 2: Strategi penting dalam riset keyword.
  • Artikel 3: Panduan melakukan keyword research.
  • Artikel 4: Explorasi konsep keyword mapping dan manfaatnya.

Jika terdapat bagian penjelasan tentang konsep ‘keyword mapping’ yang masih kurang lengkap dan belum memuat informasi mengenai cara pembuatannya, sangat diperlukan untuk membuat konten tambahan yang belum tersedia.

Hal ini bertujuan agar audiens bisa memperoleh keseluruhan informasi yang terkait dengan ‘keyword‘ tanpa harus mencari di situs web kompetitor.

Keuntungannya jelas, karena ini dapat meningkatkan lalu lintas pengunjung, membawa lebih banyak potensial konsumen, meningkatkan kesadaran merek, dan bahkan meningkatkan peluang konversi penjualan.

6. Membangun Internal Link

Pemberian tautan internal antara konten juga memiliki peranan penting dalam pemetaan kata kunci. Keterkaitan yang dibangun antara halaman-halaman di dalam situs web akan membantu mesin pencari untuk memahami struktur situs dan meningkatkan otoritas halaman-halaman tersebut.

7. Memantau dan Menganalisis

Pantau secara berkala kinerja kata kunci dan halaman web. Anda dapat memanfaatkan alat analitik seperti Google Analytics dan Google Search Console untuk melacak perubahan traffic organik serta peringkat situs.

Apabila terdapat halaman yang tidak menghasilkan performa yang diharapkan, perbaiki dan perbarui kontennya dengan menggunakan kata kunci yang lebih relevan.

Strategi alternatif yang dapat diterapkan adalah dengan menciptakan konten yang menjawab pertanyaan yang sering muncul dalam bagian ‘People Also Ask’.

Ringkasan

Dengan mengikuti langkah-langkah pembuatan peta kata kunci di atas sebagai bagian dari strategi SEO, Anda dapat meningkatkan peringkat situs web Anda di hasil pencarian dan mengalami peningkatan traffic organik.

Dalam melakukan riset kata kunci, alat seperti Keyword Planner dapat menjadi sumber yang bermanfaat. Untuk panduan lebih lanjut, lihat Cara Menggunakan Keyword Planner untuk Konten SEO.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *