Jenis Kata Kunci (Keyword) untuk Search Engine Marketing (SEM)

Jenis Kata Kunci (Keyword) untuk Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing (SEM) merupakan strategi penting untuk meningkatkan lalu lintas ke situs bisnis Anda.

Untuk memastikan bahwa kampanye SEM yang Anda jalankan menghasilkan sesuai harapan, penting untuk memilih dan menggunakan jenis kata kunci SEM yang tepat dalam iklan Anda.

Apa saja jenis kata kunci SEM yang perlu dipertimbangkan? Temukan jawabannya dengan membaca artikel ini hingga selesai!

Jenis Kata Kunci yang Efektif untuk Search Engine Marketing (SEM)

Dalam sejumlah referensi situs terkemuka yang mengulas topik Search Engine Marketing, seperti Hubspot, Ahrefs, SEMRush, dan lainnya, teridentifikasi sekitar empat jenis kata kunci yang umumnya digunakan dalam kampanye SEM.

1. Jenis Kata Kunci Broad Match

Broad match merupakan tipe kata kunci yang memungkinkan iklan tampil dalam hasil pencarian yang terkait dengan kata kunci utama, mencakup kata-kata yang memiliki keterkaitan. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan kata kunci “celana jeans”, iklan SEM yang Anda pasang dapat muncul dalam hasil pencarian untuk kata kunci seperti “jeans Levis”, “jeans untuk wanita”, dan sejenisnya.

Penggunaan jenis kata kunci broad match sangat disarankan pada tahap awal kampanye SEM. Alasannya, jenis kata kunci ini dapat memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan visibilitas iklan. Namun, perlu diingat bahwa ada potensi iklan muncul di depan audiens yang tidak sepenuhnya relevan. Oleh karena itu, pengaturan dan pemantauan yang teliti diperlukan untuk menjaga efektivitas dan efisiensi kampanye SEM.

Selain itu, sebelum memilih jenis kata kunci broad match, lakukan riset kata kunci untuk memastikan kecocokan dengan produk dan layanan yang diiklankan. Keberlanjutan relevansi antara kata kunci dan konten iklan menjadi kunci untuk meraih keberhasilan dalam kampanye SEM.

2. Tipe Kata Kunci Exact Match

Jenis kata kunci exact match adalah kategori yang sangat spesifik, di mana iklan hanya akan ditampilkan kepada individu yang mencari atau mengetikkan kata kunci secara identik dengan yang Anda gunakan dalam iklan.

Sebagai contoh, jika Anda memilih kata kunci “sepatu lari Nike” dengan jenis exact match, iklan akan muncul hanya ketika seseorang mencari “sepatu lari Nike“.

Menggunakan jenis kata kunci ini memiliki keuntungan tersendiri, di mana Anda dapat meningkatkan kualitas iklan dan relevansi dengan audiens yang dituju.

Dengan kata lain, iklan menjadi lebih terfokus, secara spesifik menjangkau individu yang tengah mencari produk dan menggunakan kata kunci yang persis sama seperti yang Anda gunakan.

Dengan demikian, potensi pembelian produk dan layanan yang ditawarkan menjadi lebih besar. Namun, perlu diingat bahwa kekurangan dari jenis kata kunci ini adalah jangkauan iklan yang terbatas.

Ketika memilih jenis keyword exact match, penting untuk menyelaraskan pilihan ini dengan tujuan kampanye iklan Anda. Jika tujuan Anda adalah meningkatkan kesadaran merek dan menarik perhatian sebanyak mungkin audiens, lebih baik memilih jenis broad match atau phrase match. Namun, apabila tujuan Anda adalah mencapai konversi, maka jenis kata kunci exact match dapat menjadi pilihan yang tepat.

3. Kata Kunci Phrase Match

Phrase match adalah tipe kata kunci yang memungkinkan iklan kita muncul dalam hasil pencarian yang mengandung kata kunci utama dalam urutan tertentu. Jenis ini menawarkan tingkat spesifikitas yang lebih tinggi daripada broad match, namun memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan exact match.

Sebagai contoh:

1. Apabila kita menggunakan kata kunci “jasa desain grafis”, iklan akan ditampilkan pada hasil pencarian seperti “jasa desain grafis online” atau “jasa desain grafis profesional”, dan sejenisnya.

2. Begitu juga dengan kata kunci utama “asisten virtual”, iklan dapat muncul pada hasil pencarian seperti “asisten virtual terbaik” atau “jasa asisten virtual”.

Dari dua contoh tersebut, terlihat bahwa iklan aktif ketika terdapat pencarian yang menggunakan frasa yang sesuai dengan kata kunci utama.

Namun, perlu diingat bahwa iklan tidak akan muncul jika audiens melakukan pencarian dengan menggunakan kata kunci yang berbeda, seperti “belajar desain gratis” atau “asisten maya”.

Oleh karena itu, langkah awal yang penting adalah melakukan riset kata kunci utama yang relevan dan sering digunakan oleh audiens. Google Keyword Planner dapat menjadi referensi yang berguna untuk mencari kata kunci.

Selain itu, untuk menargetkan audiens secara lebih spesifik, kita dapat menambahkan kata lain sebelum dan sesudah frasa yang menjadi kata kunci utama. Sebagai contoh, menggunakan “jasa desain grafis murah” untuk menargetkan audiens yang mencari jasa desain grafis dengan harga terjangkau.

4. Jenis Kata Kunci Negative Match

Negative match merupakan jenis kata kunci yang memungkinkan untuk menghindari penampilan iklan pada hasil pencarian yang mencakup kata-kata tertentu yang tidak diinginkan.

Jenis kata kunci ini sangat bermanfaat dalam menyaring audiens yang tidak relevan dengan target pasar, sehingga kampanye pemasaran menjadi lebih efektif dan pada saat yang sama dapat mengurangi biaya iklan.

Sebagai contoh, jika Anda menjual produk makanan organik, Anda dapat menyertakan kata-kata negatif seperti “konvensional” atau “pestisida” dalam daftar kata kunci negatif. Dengan demikian, iklan tidak akan muncul pada hasil pencarian yang melibatkan kata-kata tersebut.

Dengan kata lain, negative keyword membantu mengurangi jumlah tayangan iklan yang tidak relevan, meningkatkan kualitas lead yang dihasilkan, dan menghindari pengeluaran biaya iklan untuk klik yang dilakukan oleh audiens yang tidak sesuai dengan target pasar.

Sebagai contoh lain dari penggunaan negative keyword, jika Anda menjual produk premium, Anda dapat menambahkan kata kunci negatif seperti “diskon” atau “promo” ke dalam daftar kata kunci negatif.

Dengan langkah ini, iklan Anda tidak akan tampil kepada audiens yang sedang mencari produk dengan harga diskon atau yang sedang dalam masa promosi.

Ringkasan

Anda telah memahami jenis-jenis kata kunci SEM beserta contohnya. Selanjutnya, terapkan pengetahuan ini dalam merancang strategi SEM yang tengah Anda jalankan.

Penting untuk juga memahami cara kerja mesin pencari, sehingga kegiatan pemasaran digital yang Anda lakukan dapat menjadi lebih efektif dan sesuai sasaran. Temukan penjelasan lengkapnya di sini: Cara Kerja Search Engine: Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *